Kami berdua masih rentan luka
luka kami belum terbalut...
Hati kami masih labil....
tolong jangan lukai kami...
biar kami tenang...
biarkan kami jalani hidup ini sesuai dengan kehendak ALLAH
jangan hujat kami..
jangan adili kami, dengan sesuatu yang tidak kami mengerti
kami hanya ingin ketenangan....
kami ingin kedamaian...
inilah jalan kami sesuai dengan tuntunan
Translate
Selasa, 26 Agustus 2014
Jumat, 08 Agustus 2014
ISTRIKU AKU MENCITAIMU KARENA ALLAH
Istriku...
Aku mencintaimu karena ALLAH
jika aku menyakitimu.. artinya aku menyakiti ALLAH...
Apakah aku berani.....
Jika Aku membohongi dirimu
artinya aku membohongi ALLAH
Apakah aku bisa.....
Jika aku berpaling dariMu...
artinya aku berpaling dari ALLAH
apakah aku pantas......
Jika aku menghianatimu
artinya aku menghianati ALLAH
apakah aku dapat.....
Aku tau kau adalah Amanah dari ALLAH
aku akan jaga...
aku akan bahagiakan
kebahagian mu adalah kebahagian aku...
Lalu ALLAH memberi satu amanah lagi...
anak kita Raisya...
Aku Bahagia menerima Amanah ini...
Walaupun berat... tapi aku sangat bahagia...
Melihat Kalian tersenyum adalah kebahagianku...
dan aku harus katakan padamu...
dari hatiku..
Istriku AKU MENCITAIMU KARENA ALLAH..
Terimakasih atas kesetianmu bersamaku...
Aku mencintaimu karena ALLAH
jika aku menyakitimu.. artinya aku menyakiti ALLAH...
Apakah aku berani.....
Jika Aku membohongi dirimu
artinya aku membohongi ALLAH
Apakah aku bisa.....
Jika aku berpaling dariMu...
artinya aku berpaling dari ALLAH
apakah aku pantas......
Jika aku menghianatimu
artinya aku menghianati ALLAH
apakah aku dapat.....
Aku tau kau adalah Amanah dari ALLAH
aku akan jaga...
aku akan bahagiakan
kebahagian mu adalah kebahagian aku...
Lalu ALLAH memberi satu amanah lagi...
anak kita Raisya...
Aku Bahagia menerima Amanah ini...
Walaupun berat... tapi aku sangat bahagia...
Melihat Kalian tersenyum adalah kebahagianku...
dan aku harus katakan padamu...
dari hatiku..
Istriku AKU MENCITAIMU KARENA ALLAH..
Terimakasih atas kesetianmu bersamaku...
Terimakasih Istriku
Terimaksih Istriku....
atas kebersamaanmu bersamaku
untuk melewati hari hari bersamaku...
melewati segala cobaan bersamaku....
melewati segala kesedihan
melewati ujian dari ALLAH....
Karena dirimu... aku kuat
Karena dirimu... aku tenang
Karena dirimu.... aku bahagia
Karena dirimu.... aku ada...
Terimakasih Istriku...
Untuk Anak kita Raisya yang cantik dan pintar...
untuk saat saat sulit kau tetap dalam kesabaran...
untuk saat letihku kau berikan semangatku..
untuk saat sedih kau selalu ada di sampingku...
Istriku....
Aku ada karena kau ada....
"AKU MENCINTAI KARENA ALLAH "
Selamat Ulang Tahun Pernikahan Kita Sayangku
I Love u Now and Forever..
atas kebersamaanmu bersamaku
untuk melewati hari hari bersamaku...
melewati segala cobaan bersamaku....
melewati segala kesedihan
melewati ujian dari ALLAH....
Karena dirimu... aku kuat
Karena dirimu... aku tenang
Karena dirimu.... aku bahagia
Karena dirimu.... aku ada...
Terimakasih Istriku...
Untuk Anak kita Raisya yang cantik dan pintar...
untuk saat saat sulit kau tetap dalam kesabaran...
untuk saat letihku kau berikan semangatku..
untuk saat sedih kau selalu ada di sampingku...
Istriku....
Aku ada karena kau ada....
"AKU MENCINTAI KARENA ALLAH "
Selamat Ulang Tahun Pernikahan Kita Sayangku
I Love u Now and Forever..
DOA ~ Happy weding Anniversary 6th ~ (08/08/2008 - 08/08/2014)
Ya Allah,
Limpahkanlah rasa cinta kepada kami,
Yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
Yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
Yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci.
Limpahkanlah rasa cinta kepada kami,
Yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
Yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
Yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci.
Ya Allah,
Cukupkanlah permohonan kami dengan ridlo-Mu
Jadikanlah kami Suami & Istri yang saling mencintai di kala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
Serta saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Cukupkanlah permohonan kami dengan ridlo-Mu
Jadikanlah kami Suami & Istri yang saling mencintai di kala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
Serta saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Ya Allah,
Sempurnakanlah kebahagiaan kami
Dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
Dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu.
Sempurnakanlah kebahagiaan kami
Dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
Dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu.
Amin Allahumma Amiin……
Ya Allah…
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru [di jalan]-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu maka kuatkanlah ikatan pertaliannya.
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru [di jalan]-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu maka kuatkanlah ikatan pertaliannya.
Ya Allah…
Abadikan kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Mudammad SAW, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya.
Abadikan kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Mudammad SAW, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya.
Ya Allah…
Hari ini ( tgl 26 Agustus 2007 ) dua hamba-Mu yang dhaif mematri janji dalam Mitsaqan Ghaliza di hadapan kebesaran-Mu. Kami tahu tidak mudah untuk memelihara ikatan suci ini dalam naungan ridha dan maghfirah-Mu. Kami tahu, amat berat bagi kami untuk mengayuh perahu rumah tangga kami menghadapi taufan godaan di hadapan kami. Karena itulah, kami datang memohon rahman dan rahim-Mu.
Hari ini ( tgl 26 Agustus 2007 ) dua hamba-Mu yang dhaif mematri janji dalam Mitsaqan Ghaliza di hadapan kebesaran-Mu. Kami tahu tidak mudah untuk memelihara ikatan suci ini dalam naungan ridha dan maghfirah-Mu. Kami tahu, amat berat bagi kami untuk mengayuh perahu rumah tangga kami menghadapi taufan godaan di hadapan kami. Karena itulah, kami datang memohon rahman dan rahim-Mu.
Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan
orang-orang yang lebih Engkau anugerahi kenikmatan, bukan-nya jalan
orang-orang yang Engkau timpai kemurkaan, bukan pula jalan orang-orang
yang Engkau tenggelam dalam kesesatan. Sinarilah hati kami dengan cahaya
petunjuk-Mu.
Terangilah jalan kami dengan sinar
taufik-Mu. Kalau Engkau berkenan menganugerahkan nikmat-Mu atas kami,
bantulah kami untuk banyak berdzikir dan bersyukur atas nikmat-Mu itu.
Hindari kami dari orang-orang yang terlena dalam kemewahan dunia.
Lembutkan hati kami untuk merasakan curahan rahmat-Mu.
Ya Allah…
Indahkanlah rumah kami dengan kalimat-kalimat-Mu yang suci. Suburkanlah kami dengan keturunan yang membesarkan asma-Mu. Penuhi kami dengan amal shaleh yang Engkau ridhai. Jadikan mereka Yaa…Allah teladan yang baik bagi manusia.
Indahkanlah rumah kami dengan kalimat-kalimat-Mu yang suci. Suburkanlah kami dengan keturunan yang membesarkan asma-Mu. Penuhi kami dengan amal shaleh yang Engkau ridhai. Jadikan mereka Yaa…Allah teladan yang baik bagi manusia.
Ya Allah…
Damaikanlah pertengkaran di antara kami, pertautkan hati kami, dan tunjukkan kepada kami jalan-jalan keselamatan. Selamatkan kami dari kegelapan kepada cahaya. Jauhkan kami dari kejelekan yang tampak dan tersembunyi.
<
Ya Allah…
Berkatilah pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, suami/isteri kami, keturunan kami dan ampunilah kami.
Damaikanlah pertengkaran di antara kami, pertautkan hati kami, dan tunjukkan kepada kami jalan-jalan keselamatan. Selamatkan kami dari kegelapan kepada cahaya. Jauhkan kami dari kejelekan yang tampak dan tersembunyi.
<
Ya Allah…
Berkatilah pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, suami/isteri kami, keturunan kami dan ampunilah kami.
Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Amin Allahumma Amiin……
Senin, 04 Agustus 2014
Apa itu Khilafah ?
- Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum Muslim di dunia. Khilafah bertanggung jawab menerapkan hukum Islam, dan menyampaikan risalah Islam ke seluruh muka bumi. Khilafah terkadang juga disebut Imamah; dua kata ini mengandung pengertian yang sama dan banyak digunakan dalam hadits-hadits shahih.
- Sistem pemerintahan Khilafah tidak sama dengan sistem manapun yang sekarang ada di Dunia Islam. Meskipun banyak pengamat dan sejarawan berupaya menginterpretasikan Khilafah menurut kerangka politik yang ada sekarang, tetap saja hal itu tidak berhasil, karena memang Khilafah adalah sistem politik yang khas.
- Khalifah adalah kepala negara dalam sistem Khilafah. Dia bukanlah raja atau diktator, melainkan seorang pemimpin terpilih yang mendapat otoritas kepemimpinan dari kaum Muslim, yang secara ikhlas memberikannya berdasarkan kontrak politik yang khas, yaitu bai’at. Tanpa bai’at, seseorang tidak bisa menjadi kepala negara. Ini sangat berbeda dengan konsep raja atau dictator, yang menerapkan kekuasaan dengan cara paksa dan kekerasan. Contohnya bisa dilihat pada para raja dan diktator di Dunia Islam saat ini, yang menahan dan menyiksa kaum Muslim, serta menjarah kekayaan dan sumber daya milik umat.
- Kontrak bai’at mengharuskan Khalifah untuk bertindak adil dan memerintah rakyatnya berdasarkan syariat Islam. Dia tidak memiliki kedaulatan dan tidak dapat melegislasi hukum dari pendapatnya sendiri yang sesuai dengan kepentingan pribadi dan keluarganya. Setiap undang-undang yang hendak dia tetapkan haruslah berasal dari sumber hukum Islam, yang digali dengan metodologi yang terperinci, yaitu ijtihad. Apabila Khalifah menetapkan aturan yang bertentangan dengan sumber hukum Islam, atau melakukan tindakan opresif terhadap rakyatnya, maka pengadilan tertinggi dan paling berkuasa dalam sistem Negara Khilafah, yaitu Mahkamah Mazhalim dapat memberikan impeachment kepada Khalifah dan menggantinya.
- Sebagian kalangan menyamakan Khalifah dengan Paus, seolah-olah Khalifah adalah Pemimpin Spiritual kaum Muslim yang sempurna dan ditunjuk oleh Tuhan. Ini tidak tepat, karena Khalifah bukanlah pendeta. Jabatan yang diembannya merupakan jabatan eksekutif dalam pemerintahan Islam. Dia tidak sempurna dan tetap berpotensi melakukan kesalahan. Itu sebabnya dalam sistem Islam banyak sarana check and balance untuk memastikan agar Khalifah dan jajaran pemerintahannya tetap akuntabel.
- Khalifah tidak ditunjuk oleh Allah, tetapi dipilih oleh kaum Muslim, dan memperoleh kekuasaannya melalui akad bai’at. Sistem Khilafah bukanlah sistem teokrasi. Konstitusinya tidak terbatas pada masalah religi dan moral sehingga mengabaikan masalah-masalah sosial, ekonomi, kebijakan luar negeri dan peradilan. Kemajuan ekonomi, penghapusan kemiskinan, dan peningkatan standar hidup masyarakat adalah tujuan-tujuan yang hendak direalisasikan oleh Khilafah. Ini sangat berbeda dengan sistem teokrasi kuno di zaman pertengahan Eropa dimana kaum miskin dipaksa bekerja dan hidup dalam kondisi memprihatinkan dengan imbalan berupa janji-janji surgawi. Secara histories, Khilafah terbukti sebagai negara yang kaya raya, sejahtera, dengan perekonomian yang makmur, standar hidup yang tinggi, dan menjadi pemimpin dunia dalam bidang industri serta riset ilmiah selama berabad-abad.
- Khilafah bukanlah kerajaan yang mementingkan satu wilayah dengan mengorbankan wilayah lain. Nasionalisme dan rasisme tidak memiliki tempat dalam Islam, dan hal itu diharamkan. Seorang Khalifah bisa berasal dari kalangan mana saja, ras apapun, warna kulit apapun, dan dari mazhab manapun, yang penting dia adalah Muslim. Khilafah memang memiliki karakter ekspansionis, tapi Khilafah tidak melakukan penaklukkan wilayah baru untuk tujuan menjarah kekayaan dan sumber daya alam wilayah lain. Khilafah memperluas kekuasaannya sebagai bagian dari kebijakan luar negerinya, yaitu menyebarkan risalah Islam.
- Khilafah sama sekali berbeda dengan sistem Republik yang kini secara luas dipraktekkan di Dunia Islam. Sistem Republik didasarkan pada demokrasi, dimana kedaulatan berada pada tangan rakyat. Ini berarti, rakyat memiliki hak untuk membuat hukum dan konstitusi. Di dalam Islam, kedaulatan berada di tangan syariat. Tidak ada satu orang pun dalam sistem Khilafah, bahkan termasuk Khalifahnya sendiri, yang boleh melegislasi hukum yang bersumber dari pikirannya sendiri.
- Khilafah bukanlah negara totaliter. Khilafah tidak boleh memata-matai rakyatnya sendiri, baik itu yang Muslim maupun yang non Muslim. Setiap orang dalam Negara Khilafah berhak menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan-kebijakan negara tanpa harus merasa takut akan ditahan atau dipenjara. Penahanan dan penyiksaan tanpa melalui proses peradilan adalah hal yang terlarang.
- Khilafah tidak boleh menindas kaum minoritas. Orang-orang non Muslim dilindungi oleh negara dan tidak dipaksa meninggalkan keyakinannya untuk kemudian memeluk agama Islam. Rumah, nyawa, dan harta mereka, tetap mendapat perlindungan dari negara dan tidak seorangpun boleh melanggar aturan ini. Imam Qarafi, seorang ulama salaf merangkum tanggung jawab Khalifah terhadap kaum dzimmi: “Adalah kewajiban seluruh kaum Muslim terhadap orang-orang dzimmi untuk melindungi mereka yang lemah, memenuhi kebutuhan mereka yang miskin, memberi makan yang lapar, memberikan pakaian, menegur mereka dengan santun, dan bahkan menoleransi kesalahan mereka bahkan jika itu berasal dari tetangganya, walaupun tangan kaum Muslim sebetulnya berada di atas (karena faktanya itu adalah Negara Islam). Kaum Muslim juga harus menasehati mereka dalam urusannya dan melindungi mereka dari ancaman siapa saja yang berupaya menyakiti mereka atau keluarganya, mencuri harta kekayaannya, atau melanggar hak-haknya.”
- Dalam sistem Khilafah, wanita tidak berada pada posisi inferior atau menjadi warga kelas dua. Islam memberikan hak bagi wanita untuk memiliki kekayaan, hak pernikahan dan perceraian, sekaligus memegang jabatan di masyarakat. Islam menetapkan aturan berpakaian yang khas bagi wanita – yaitu khimar dan jilbab, dalam rangka membentuk masyarakat yang produktif serta bebas dari pola hubungan yang negatif dan merusak, seperti yang terjadi di Barat.
- Menegakkan Khilafah dan menunjuk seorang Khalifah adalah kewajiban bagi setiap Muslim di seluruh dunia, lelaki dan perempuan. Melaksanakan kewajiban ini sama saja seperti menjalankan kewajiban lain yang telah Allah Swt perintahkan kepada kita, tanpa boleh merasa puas kepada diri sendiri. Khilafah adalah persoalan vital bagi kaum Muslim.
- Khilafah yang akan datang akan melahirkan era baru yang penuh kedamaian, stabilitas dan kemakmuran bagi Dunia Islam, mengakhiri tahun-tahun penindasan oleh para tiran paling kejam yang pernah ada dalam sejarah. Masa-masa kolonialisme dan eksploitasi Dunia Islam pada akhirnya akan berakhir, dan Khilafah akan menggunakan seluruh sumber daya untuk melindungi kepentingan Islam dan kaum Muslim, sekaligus menjadi alternatif pilihan rakyat terhadap sistem Kapitalisme.[]
Rabu, 30 Juli 2014
Biarlah ALLAH
sebuah nasehat asalnya dari manapun...bukan untuk mengadili....
Sebuah Nasehat bukan untuk... menyudutkan.....
Sebuah nasehat bukan untuk menjatuhkan.....
sebuah nasehat bukan untuk mengucilkan...............
Sebuah nasehat bukan sebuah kata lain... untuk menyatakan dirimu bersalah...
Darimanapun asalnya.... kebohongan adalah menyakitkan
Kebohongan adalah Dusta yang sangat menyakiti...
Kebohongan adalah Fitnah.....
Lalu..... untuk apa itu di lakukan......
Fitnah dan kebohongan untuk bagian dari tubuhmu sendiri....
Bahagiakah engkau melihat airmata yang menetes...
Bahagiakan melihat.. tangan ini menahan sakit di dada... karena kedustaan...
Bahagiakah bila... bagian tubuhmu dikucilkan...dimusuhi...
akan tertawakah... terbahak bahak kah.... terpingkal pingkalkah....
Adililah sepuasmu...... bila itu membuatmu bahagia...
Fitnahlah.... sebarkanlah kedustaan... bila itu membuatmu hidup di surga....
Biarlah.. kehinaan ini aku terima.....
Biar... dusta ini aku telan.....
Biarlah... aku rasakan....
ALLAH mengetahui segalanya......
Buah... tidak akan takut di benci Pohonnya....
Buah... tidak akan takut di kucilkan oleh rantingnya....
Buah.... tidak akan takut di caci... oleh Daun....
Buah... tidak takut jauhkan dari akarnya....
tetapi Buah akan takut bila di benci ALLAH....
biarlah ALLAH akan menjadi penuntun....
Biarlah ALLAH yang akan menjadi penghibur.....
Biarlah ALLAH yang akan menjadi pengiring.......
Biarlah ALLAH akan menjadi penolong...........
Sebuah Nasehat bukan untuk... menyudutkan.....
Sebuah nasehat bukan untuk menjatuhkan.....
sebuah nasehat bukan untuk mengucilkan...............
Sebuah nasehat bukan sebuah kata lain... untuk menyatakan dirimu bersalah...
Darimanapun asalnya.... kebohongan adalah menyakitkan
Kebohongan adalah Dusta yang sangat menyakiti...
Kebohongan adalah Fitnah.....
Lalu..... untuk apa itu di lakukan......
Fitnah dan kebohongan untuk bagian dari tubuhmu sendiri....
Bahagiakah engkau melihat airmata yang menetes...
Bahagiakan melihat.. tangan ini menahan sakit di dada... karena kedustaan...
Bahagiakah bila... bagian tubuhmu dikucilkan...dimusuhi...
akan tertawakah... terbahak bahak kah.... terpingkal pingkalkah....
Adililah sepuasmu...... bila itu membuatmu bahagia...
Fitnahlah.... sebarkanlah kedustaan... bila itu membuatmu hidup di surga....
Biarlah.. kehinaan ini aku terima.....
Biar... dusta ini aku telan.....
Biarlah... aku rasakan....
ALLAH mengetahui segalanya......
Buah... tidak akan takut di benci Pohonnya....
Buah... tidak akan takut di kucilkan oleh rantingnya....
Buah.... tidak akan takut di caci... oleh Daun....
Buah... tidak takut jauhkan dari akarnya....
tetapi Buah akan takut bila di benci ALLAH....
biarlah ALLAH akan menjadi penuntun....
Biarlah ALLAH yang akan menjadi penghibur.....
Biarlah ALLAH yang akan menjadi pengiring.......
Biarlah ALLAH akan menjadi penolong...........
Rabu, 23 Juli 2014
Aku mencintai Karena ALLAH
"Barang siapa menggembirakan istri, maka seakan-akan menangis takut
karena Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Allah
mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya ketika suami-istri
saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan
penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan istri, maka
berguguranlah dosa-dosa suami-istri itu dari sela-sela jarinya." HR
Maisarah dari Abu Sa’id Al Khudzri


Caraku Mencintaimu…
Aku mencintaimu….
Sungguh! Aku mencintaimu bukan karena keindahan tampilan fisikmu. Aku mencintaimu bukan karena keluasan wawasanmu. Aku mencintaimu bukan karena harta milikmu. Aku mencintaimu karena dirimu, hanya dirimu. Inilah caraku mencintaimu…

Caraku Mencintaimu…
Aku mencintaimu….
Sungguh! Aku mencintaimu bukan karena keindahan tampilan fisikmu. Aku mencintaimu bukan karena keluasan wawasanmu. Aku mencintaimu bukan karena harta milikmu. Aku mencintaimu karena dirimu, hanya dirimu. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Aku tidak ingin merubahmu. Aku tidak ingin membatasi ruang gerakmu. Aku tidak ingin menyuruhmu ini dan itu. Karena aku tahu kau tak kan suka. Aku hanya ingin kau dapat menjadi dirimu. Inilah caraku mencintaimu…
Sungguh! Aku tidak ingin merubahmu. Aku tidak ingin membatasi ruang gerakmu. Aku tidak ingin menyuruhmu ini dan itu. Karena aku tahu kau tak kan suka. Aku hanya ingin kau dapat menjadi dirimu. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu….
Sungguh! Aku tak ingin jadi pelita yang menerangi gulita kalbumu, tapi membuatmu tak berarah kala aku redup. Aku tak ingin menjadi anak tangga yang menyanggamu saat kau ingin berdiri yang lebih tinggi, tapi mematahkan mimpimu kala aku rapuh. Aku tak ingin menjadi semilir angin yang mengantar bidukmu arungi samudra, tapi menghempasmu kala karang menerjang. Aku cuma ingin menjelma jadi setitik pemicu dalam aliran darahmu, bersemayam di relung alam bawah yang menopang untuk maju merengkuh saujana. Terus… meski Aku tiada… Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu….
Sungguh! Namun, Aku tak bisa menjamin, tidak ada perdebatan dan pertengkaran antara kita. Aku tidak bisa menjamin, kau akan bahagia bersamaku.. Aku tak bisa menjamin, perasaanku padamu tak akan berubah. Aku hanya bisa berjanji, aku untuk tumbuh bersamamu. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Namun jangan pernah memintaku untuk membelah dadaku untuk menujukkan betapa aku mencintaimu. Jangan pernah memintaku untuk mengatakannya. Jangan pernah memintaku untuk bersumpah. Karena aku tidak pandai berkata. Bagiku, kata-kata tak kan mampu mengungkap sejuta makna hatiku. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Aku tidak berharap kau membalas cintaku. Aku tidak berharap kau mengerti perasaanku. Aku bahkan tidak berharap kau memahamiku. Karena cinta itu perkara memberi, dan aku memang hanya memberi. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Jangan pernah jadikan cintaku menjadi bebanmu. Jangan pernah berusaha untuk membalasnya jika kau tidak bisa. Jangan pernah memaksa dirimu untuk mengasihaniku. Karena itu akan menyakitiku. Aku hanya mohon padamu, biarkan aku menyimpan rasaku. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Jangan jadikan cintaku alasan untuk melenakan dirimu. Jangan jadikan cintaku alasan untuk melalaikan amanat Tuhanmu. Jangan jadikan cintaku alasan untuk membutakanmu. Jangan… karena Aku tak sanggup membiarkanmu terluka karena cintaku. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Izinkan aku mencintaimu dengan sederhana.
Sungguh! Aku tak ingin jadi pelita yang menerangi gulita kalbumu, tapi membuatmu tak berarah kala aku redup. Aku tak ingin menjadi anak tangga yang menyanggamu saat kau ingin berdiri yang lebih tinggi, tapi mematahkan mimpimu kala aku rapuh. Aku tak ingin menjadi semilir angin yang mengantar bidukmu arungi samudra, tapi menghempasmu kala karang menerjang. Aku cuma ingin menjelma jadi setitik pemicu dalam aliran darahmu, bersemayam di relung alam bawah yang menopang untuk maju merengkuh saujana. Terus… meski Aku tiada… Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu….
Sungguh! Namun, Aku tak bisa menjamin, tidak ada perdebatan dan pertengkaran antara kita. Aku tidak bisa menjamin, kau akan bahagia bersamaku.. Aku tak bisa menjamin, perasaanku padamu tak akan berubah. Aku hanya bisa berjanji, aku untuk tumbuh bersamamu. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Namun jangan pernah memintaku untuk membelah dadaku untuk menujukkan betapa aku mencintaimu. Jangan pernah memintaku untuk mengatakannya. Jangan pernah memintaku untuk bersumpah. Karena aku tidak pandai berkata. Bagiku, kata-kata tak kan mampu mengungkap sejuta makna hatiku. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Aku tidak berharap kau membalas cintaku. Aku tidak berharap kau mengerti perasaanku. Aku bahkan tidak berharap kau memahamiku. Karena cinta itu perkara memberi, dan aku memang hanya memberi. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Jangan pernah jadikan cintaku menjadi bebanmu. Jangan pernah berusaha untuk membalasnya jika kau tidak bisa. Jangan pernah memaksa dirimu untuk mengasihaniku. Karena itu akan menyakitiku. Aku hanya mohon padamu, biarkan aku menyimpan rasaku. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Jangan jadikan cintaku alasan untuk melenakan dirimu. Jangan jadikan cintaku alasan untuk melalaikan amanat Tuhanmu. Jangan jadikan cintaku alasan untuk membutakanmu. Jangan… karena Aku tak sanggup membiarkanmu terluka karena cintaku. Inilah caraku mencintaimu…
Aku mencintaimu…
Sungguh! Izinkan aku mencintaimu dengan sederhana.
Karena… Inilah caraku mencintaimu…
Keikhlasan Seorang Suami
Air mata keikhlasan seorang suami menjadi terasa indah ketika sedang
diuji oleh Allah, Apakah cintanya terhadap pasangan hidupnya dilandasi
karena kecintaannya kepada Allah? Sungguh begitu indahnya air mata kebahagiaan seorang suami yang tulus mencintai istrinya karena Allah.
Itulah yang terjadi pada seorang bapak yang diuji oleh Allah dengan
istrinya sakit. Sampai suatu ketika istrinya mengeluh, dia ada yang
dirasakan sakit untuk buang air karena itulah ia mengajak untuk ke
dokter, begitu diperiksa dokter meminta untuk diopname karena istrisakit
kanker usus. Dan dikatakan oleh dokter, istri tercinta hidupnya tidak
lama lagi, 'astaghfirullah..'dalam hening dirinya berdoa, Ya Allah,
cobaan apa yang Engkau berikan kepada kami?'
Dalam kondisi sakit seperti itu istrinya mengatakan bahwa kebahagiaan itu hadir sebab karena sakit inilah malah membuat kami sekeluarga rajin beribadah dan malah dekat kepada Allah Sampai akhirnya istri yang tercinta menjalani operasi, ia menyaksikan langsung gumpalan darah yang sebesar telur ayam telah dikeluarkan dalam jumlah banyak. Ia berusaha menguatkan hati ketika senyum istri menghiasi wajahnya dan mengatakan, 'ayah sabar ya..semuanya serahkan kepada Allah.'
Padahal hatinya terasa diiris-iris oleh pisau, sakit dan tidak karuan. Dalam kondisi seperti itu istrinya mengatakan ingin menunaikan ibadah umrah bersamanya. Masya Allah...walaupun hati dibuat tegar namun airmatanya tak mampu ditahan, airmata itu mengalir begitu saja dengan derasnya. Setelah operasi dokter hanya mengatakan, hanya Allahlah yang akan memberikan keajaiban. Itulah sebabnya ia dan anak-anak selalu mengajak ke Rumah Amalia, berniat untuk bershodaqoh, memohon kepada Allah untuk kesembuhan istrinya.
Lima bulan setelah operasi, berat tubuhnya menjadi naik. Dokter menyarankan agar istrinya mempertahankan berat tubuhnya. dokter yang menangani istrinya geleng-geleng kepala, dokter itu mengatakan hal ini sungguh keajaiban. Dirinya dan keluargana menangis bahagia karena bersyukur kehadirat Allah. 'Iman saya makin kuat, saya jadi tambah yakin dengan KemahabesaranNya, hanya mengabdi hidup dan mati saya untuk Allah. Bagi saya hanya satu, doa dapat mengubah yang buruk bisa menjadi baik dan yang salah menjadi indah dalam hidup ini.' Begitu tuturnya, tutur seorang suami yang penuh keikhlasan menjaga istrinya diketika sakit. Subhanallah..
-- Barang siapa menggembirakan hati istri, maka seakan-akan menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Alloh memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan istri (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami & istri itu dari sela-sela jarinya. [HR. Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi' dari Abu Sa'id Al-Khudzri].
posted by :agussyafii
Copy paste from : http://agussyafii.blogspot.com
AYAH
Anaku Raisya Ayah itu...
- · Selalu ingin memberikan yang terbaik bagi anak dan keluarganya.
- · Selalu bersedia berperan menjadi kuda, monster, bajak laut, nenek sihir, tentara atau bahkan pangeran, bergantung pada peran yang kamu mau.
- · Selalu menginginkan agar anak-anaknya mempunyai kesempatan yang lebih baik dari dirinya, tapi memliki lebih sedikit kesulitan dalam hidup dari dirinya.
- · Rela mengorbankan tubuh, tenaga, dan pikirannya supaya anak-anaknya mendapat kesempatan hidup yang jauh lebih baik dari dirinya.
- · Selalu mengalah ketika kalian bermain bersama dan bersedia mengurangi jam tidurnya untuk membacakan dongeng sebelum kamu tidur.
- · Seorang ayah juga rela menghabiskan waktu untuk membetulkan mainanmu yang rusak.
- · Selalu menepati janjinya, walaupun mungkin ia baru bisa menepati janjinya belasan tahun kemudian.
- · Selalu bersedia membantumu menyelesaikan PR-mu. ( pernah gak qm terbengong-bengong melihat PR qm sudah rapi pada keesokan pagi karna kamu terlalu capek untuk mengerjakannya. Meskipun hal seperti itu sering dianggap tidak mendidik, mana tega ayah kamu membiarkan kamu menderita?)
- · Mungkin ia tidak selalu menjawab pertanyaanmu, namun ia akan membantu kamu untuk mencari jawabannya sampai ketemu.
- · Walaupun terlihat garang dan kasar dimata orang lain, tapi ketika ia sedang bersamamu, gak bakal lah kamu lihat hal itu. Ia tetap akan terlihat lembut dan penuh tawa. Mau tahu kenapa? Karena, ia sangat bahagia bisa bersamamu dan mempunyai anak seperti kamu.
- · Paling tau bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut, dan akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu di bahunya.
- · Ketika kamu sakit, ia akan selalu siap siaga menjagamu sepanjang malam.
- · Akan melupakan keinginannya untuk membeli dasi baru ketika kamu menginginkan baju baru untuk pesta ultahmu. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.
- · Tidak bisa tidur ketika kamu pertama kali menginap untuk acara sekolah. Ia pun pasti akan meminta kabar darimu setiap jamnya untuk memastikan bahwa kamu baik-baik saja.
- · Selalu mendengarkan kamu bicara, walaupun kamu marah dan sebel karna kebiasaan buruknya. Ia tidak akan pernah marah walau kamu bolak-balik mengingatkannya. Bahkan, mungkin beliau sengaja tetap melakukan supaya bisa mendapatkan perhatian dan mendengar omelanmu. He loves you so much, even when you hate him...
- · Selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar SPP-mu, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya.
- · Rela menghabiskan kue atau es krim yang kamu tidak bisa habiskan. Bahkan, ia juga rela menghabiskan wortelmu pas kamu lagi makan karna dia gak mau kamu dimarahi ibu.
- · Sangat bertanggung jawab akan disiplin dan pendidikan anak-anaknya. Ia gak mau nantinya kamu mendapat kesulitan gara-gara nilai matematikamu jelek, misalnya. Jadi, ia akan mengajarimu dengan keras dan agak galak . padahal dalam hati kecilnya, ia akan sangat merasa bersalah dan menyesal dengan kegalakannya padamu.
- · Baginya, anak perempuan adalah gadis tercantik dalam hidupnya. Kamu tetap nomor satu.
Senin, 21 Juli 2014
Beban..
Berat...
aku ingin berbagi.......
Setidaknya Ada yang menemani, mensejajarkan langkahku...
Bukan di biarkan sendiri....
Aku rindu ada tangan memebelai kepalaku...
mengelus pundaku seperti saat aku kecil... untuk sekedar menguatkanku...
Aku hanya ingin itu... Apakah itu berlebihan....
Bukan sesuatu yang menghujat ku.....
Seperti seorang yang tengelam,...
Tangan menggapai untuk mencari pegangan...
bukan sepotong kayu yg di dapat...
Tetapi sebuah kaki yang menginjak kepalaku....
Kenapa..??
Aku tidak bercerita tentang keadaan
Karena aku tidak ingin menambah bebanMu...
Dalam benakku...
Bila engkau tidak dapat membuat keduanya bahagia....
Janganlah menambah bebannya.......
sebab itu aku tak bercerita keadaan.....
Salakah aku, jika akhirnya berfikir...
Tak dapat berbuat untuk si Kuat...
Si Lemah lah yg di salahkan.....
Tak dapat menyangkal Si kuat...
Si Lemahlah yg di Hujat...
biarpu si lemah berusaha untuk melayani dengan sempurna
tetap ia akan tercela.... dan di dera...
Menyakitkan.... tetapi biarlah...
Karena adalah sebagian pemilik Hidupku....
Semoga ALLAH tidak menempatkan ku, sebagai kaum pendurhaka....
Pergilah Anaku Ayah Ikhlas
Ramadhan terasa begitu teramat berat...
Saat ayah harus mengambil suatu keputusan teramat berat nak....
tapi itu harus Ayah lakukan nak... untuk dirimu.. untuk Ummi...
air mata & kepasrahan, yg ada dalam diri ini nak....
Terasa berat... tapi ini harus... demi dirimu nak...
Ayah teramat mencintaimu.... Tetapi Pemilikmu Lebih mencintaimu....
Pergilah Nak...
Ayah Ikhlas...
Agar engkau tidak terus tersiksa...
Dan engkau tidak perlu melihat air mata Ayah...
Tidak perlu melihat tangisan Ummi...
Tidak Perlu melihat kesedihan kakak Raisya....
Tak perlu melihat beratnya nafas ayah menahan beban ini nak....
Biarlah Wajahmu hanya terekam dalam ingatan ayah
Biarlah usapan ke kekeningmu akan hanya terekam di ingatan Ayah..
dan biarlah Kenangan meng azan kan mu, tetap ada...
Biarlah itu semua akan menjadi milik Ayah...
Seperti dirimu akan tetap akan ada di hati Ayah...
Pulang lah nak.... ke PemilikMu....
Doa Ayah selalu untukmu...
Tunggulah Ayah....., Ummi....., & kakak Raisya...
Insya Allah Kami semua akan menyusulmu....
Insya Allah kita akan berkumpul bersama sama Rasullulah...di akhir nanti..
Semoga engkau akan Menjadi Syafaat bagi kami kelak...
Pergilah sayang....
Pergilah dengan kesucianMu.....
Pergilah dengan Cinta & keihlasan kami nak...
Engkau begitu sempurna nak ...
Engkau Bidadari surga kami nak.....
Engkau Selalu menjadi Bidadari kecil di hati Ayah nak.....
Selamat Jalan anakku..
Pulang lah nak....
Kami semua ikhlas melepasmu...
(Aulia Ramadhani Rabu, 09 July 2014.)
Saat ayah harus mengambil suatu keputusan teramat berat nak....
tapi itu harus Ayah lakukan nak... untuk dirimu.. untuk Ummi...
air mata & kepasrahan, yg ada dalam diri ini nak....
Terasa berat... tapi ini harus... demi dirimu nak...
Ayah teramat mencintaimu.... Tetapi Pemilikmu Lebih mencintaimu....
Pergilah Nak...
Ayah Ikhlas...
Agar engkau tidak terus tersiksa...
Dan engkau tidak perlu melihat air mata Ayah...
Tidak perlu melihat tangisan Ummi...
Tidak Perlu melihat kesedihan kakak Raisya....
Tak perlu melihat beratnya nafas ayah menahan beban ini nak....
Biarlah Wajahmu hanya terekam dalam ingatan ayah
Biarlah usapan ke kekeningmu akan hanya terekam di ingatan Ayah..
dan biarlah Kenangan meng azan kan mu, tetap ada...
Biarlah itu semua akan menjadi milik Ayah...
Seperti dirimu akan tetap akan ada di hati Ayah...
Pulang lah nak.... ke PemilikMu....
Doa Ayah selalu untukmu...
Tunggulah Ayah....., Ummi....., & kakak Raisya...
Insya Allah Kami semua akan menyusulmu....
Insya Allah kita akan berkumpul bersama sama Rasullulah...di akhir nanti..
Semoga engkau akan Menjadi Syafaat bagi kami kelak...
Pergilah sayang....
Pergilah dengan kesucianMu.....
Pergilah dengan Cinta & keihlasan kami nak...
Engkau begitu sempurna nak ...
Engkau Bidadari surga kami nak.....
Engkau Selalu menjadi Bidadari kecil di hati Ayah nak.....
Selamat Jalan anakku..
Pulang lah nak....
Kami semua ikhlas melepasmu...
(Aulia Ramadhani Rabu, 09 July 2014.)
Langganan:
Komentar (Atom)
